Sumber: https://unsplash.com/id/foto/orang-memilih-buku-putih-dan-merah-di-rak-buku-k2Kcwkandwg
Hai sobat Kios Warta! Novel kerap dikira semata- mata barang teks, sementara itu untuk banyak orang novel merupakan sumber ilmu, sahabat setia, apalagi koleksi berharga. Sayangnya, masih banyak yang belum sadar kalau novel pula perlu perawatan supaya tidak kilat rusak. Novel yang dibiarkan begitu saja tanpa atensi dapat menguning, berjamur, robek, ataupun apalagi sirna dimakan umur. Dengan perawatan yang pas, novel dapat bertahan bertahun- tahun serta senantiasa aman dikala dibaca.
Berartinya Menjaga Novel Semenjak Awal
Menjaga novel hendaknya dicoba semenjak awal kali novel dipunyai. Banyak kehancuran novel malah terjalin sebab Kerutinan sepele yang dikira tidak permasalahan, semacam menumpuk novel sembarangan ataupun melipat taman. Perawatan semenjak dini menolong melindungi keadaan raga novel senantiasa apik serta kokoh. Tidak hanya itu, novel yang terpelihara pula mencerminkan kepedulian pemiliknya terhadap ilmu serta koleksi teks.
Menaruh Novel di Tempat yang Tepat
Posisi penyimpanan sangat mempengaruhi pada keawetan novel. Novel hendaknya ditaruh di tempat yang kering, tidak lembap, serta mempunyai perputaran hawa yang baik. Kelembapan berlebih bisa merangsang tumbuhnya jamur pada taman serta sampul novel. Rak novel yang tertutup sebagian dapat jadi opsi supaya novel terlindung dari debu tetapi senantiasa memperoleh hawa yang lumayan.
Menjauhi Paparan Cahaya Matahari Langsung
Cahaya matahari langsung bisa mengganggu novel secara lama- lama. Warna sampul dapat memudar serta kertas jadi lebih rapuh bila sangat kerap terserang sinar matahari. Oleh sebab itu, letakkan rak novel di zona yang tidak terpapar cahaya matahari langsung. Pencahayaan ruangan yang lumayan tetapi tidak kelewatan hendak menolong melindungi keadaan novel senantiasa baik.
Metode Menyusun Novel supaya Tidak Gampang Rusak
Menyusun novel pula butuh dicermati supaya tidak mengganggu punggung serta taman. Novel hendaknya disusun secara berdiri serta tidak sangat rapat supaya gampang diambil. Bila novel sangat padat, resiko sampul tertekuk ataupun taman robek hendak lebih besar. Buat novel berdimensi besar serta berat, posisi tidur dapat jadi opsi supaya struktur novel senantiasa terpelihara.
Kerutinan Membaca yang Ramah pada Buku
Metode membaca pula mempengaruhi keadaan novel. Membuka novel sangat lebar ataupun menekuk punggung novel secara paksa dapat merusaknya. Hendaknya buka novel seperlunya serta pakai alas yang aman dikala membaca. Menjauhi membaca sembari makan ataupun minum pula berarti supaya novel tidak terserang bercak yang susah dibersihkan.
Melindungi Kebersihan Novel Secara Berkala
Novel yang tidak sering dibersihkan dapat jadi sarang debu serta kotoran. Mensterilkan novel secara berkala dengan kain kering ataupun kuas halus bisa menolong melindungi kebersihannya. Debu yang menumpuk tidak cuma mengotori novel, namun pula dapat merangsang respon alergi untuk sebagian orang. Kerutinan simpel ini berakibat besar pada usia novel.
Melindungi Novel dari Serangga serta Jamur
Serangga semacam rayap ataupun kutu novel dapat mengganggu novel tanpa disadari. Buat mencegahnya, yakinkan zona penyimpanan senantiasa bersih serta kering. Pemakaian pengharum ataupun penyerap lembap di dekat rak novel dapat menolong kurangi resiko jamur. Novel yang leluasa jamur serta serangga pasti lebih aman serta nyaman buat dibaca.
Menjaga Sampul serta Taman Buku
Sampul novel berperan melindungi taman di dalamnya, sehingga kondisinya butuh dilindungi. Memakai sampul bonus dari plastik ataupun kertas spesial dapat jadi pemecahan supaya sampul asli tidak kilat rusak. Bila ada taman yang mulai lepas ataupun robek, lekas perbaiki supaya kehancuran tidak menyebar ke bagian lain novel.
Kesimpulan
Menjaga novel tidaklah perihal yang rumit, namun memerlukan konsistensi serta kepedulian. Dengan menaruh novel di tempat yang pas, menyesuikan metode membaca yang baik, dan melindungi kebersihan serta keadaan fisiknya, novel dapat bertahan lama serta senantiasa aman digunakan. Novel yang terpelihara tidak cuma lezat ditatap, namun pula jadi investasi pengetahuan yang bernilai selama waktu.
